Tampilkan postingan dengan label Virus Pencuri Password Account Facebook Beredar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Virus Pencuri Password Account Facebook Beredar. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 Oktober 2010

Mengenal Stuxnet (Virus)

Sebuah virus komputer yang dirancang untuk menyerang sistem industri muncul secara luas. Fasilitas nuklir di Iran diduga salah satu target serangan virus tersebut. Hal tersebut mengindikasikan adanya campur tangan suatu negara atau lembaga berdana besar untuk menyusup sistem keamanan nasional negara lain.

Stuxnet disebut-sebut para pakar keamanan sebagai bentuk senjata cyber yang menjadi sarana terorisme di dunia maya. Serangannya tidak hanya mencuri informasi di komputer korban, namun mengambil alih sistem kontrol berbasis mesin.

Sampai saat ini belum diketahui siapa di balik Stuxnet ini. Berikut adalah beberapa informasi mengenai sepak terjang Stuxnet.

Bagaimana Stuxnet Bekerja?

- Virus itu adalah perangkat lunak berbahaya, atau malware, yang umumnya menyerang sistem kontrol industri yang dibuat oleh perusahaan Jerman, Siemens. Para ahli mengatakan virus tersebut dapat digunakan untuk mata-mata atau sabotase.
- Siemens mengatakan malware menyebar melalui perangkat memori USB thumb drive yang terinfeksi, memanfaatkan kerentanan dalam sistem operasi Windows Microsoft Corp.
- Program serangan perangkat lunak Malware melalui Sistem Supervisory Control and Data Acquisition, atau SCADA. Sistem itu digunakan untuk memonitor pembangkit listrik secara otomatis - dari fasilitas makanannya dan kimia untuk pembangkit listrik.
- Analis mengatakan para penyerang akan menyebarkan Stuxnet melalui thumb drive karena banyak sistem SCADA tidak terhubung ke Internet, tetapi memiliki port USB.
- Sekali saja worm menginfeksi sebuah sistem, dengan cepat dan membentuk komunikasi dengan komputer server penyerang sehingga dapat digunakan untuk mencuri data perusahaan atau mengendalikan sistem SCADA, kata Randy Abrams, seorang peneliti dengan ESET, sebuah perusahaan keamanan swasta yang telah mempelajari Stuxnet.

Siapa Penciptanya?

- Siemens, Microsoft dan para ahli keamanan telah mempelajari worm dan belum menentukan siapa yang membuatnya.
- Mikka Hypponen, seorang kepala penelitian pada perusahaan perangkat lunak keamanan F-Secure di Finlandia percaya itu adalah serangan yang disponsori oleh suatu negara. Stuxnet sangat kompleks dan "jelas dilakukan oleh kelompok dengan dukungan teknologi dan keuangan yang serius."
- Ralph Langner, ahli cyber Jerman mengatakan serangan dilakukan oleh pakar yang berkualifikasi tinggi, mungkin negara bangsa. "Ini bukan peretas yang duduk di ruang bawah rumah orang tuanya. Pada website-nya, www.langner.com /en/index.htm, Langner mengatakan penyelidikan akhirnya "fokus" pada penyerang. "Para penyerang harus tahu ini. Kesimpulan saya adalah, mereka tidak peduli, mereka tidak takut masuk penjara."

Di Mana Disebarkan?

Sebuah studi tentang penyebaran Stuxnet oleh teknologi perusahaan AS Symnatec menunjukkan bahwa negara-negara yang terkena dampak utama pada 6 Agustus adalah Iran dengan 62.867 komputer yang terinfeksi, Indonesia dengan 13.336, India dengan 6.552, Amerika Serikat dengan 2913, Australia dengan 2.436, Inggris dengan 1.038, Malaysia dengann 1.013 dan Pakistan dengan 993. Laporan ini terus berubah seiring penyebarannya.

Laporan Pertama

- Perusahaan Belarusia Virusblokada adalah yang pertama mengidentifikasi virus itu pada pertengahan Juni. Direktur Komersial, Gennady Reznikov kepada Reuters perusahaan memiliki dealer di Iran, dan salah satu klien dealer komputernya sudah terinfeksi virus yang ternyata Stuxnet. Reznikov mengatakan Virusblokada sendiri sudah tidak ada hubungannya dengan pembangkit listrik tenaga nuklir di Bushehr.
- Menurut juru bicara Siemens, Michael Krampe, Siemens telah mengidentifikasi 15 pelanggan yang menemukan Stuxnet pada sistem mereka, dan "masing-masing mampu mendeteksi dan menghapus virus tanpa membahayakan operasi mereka." (kompas)

Rabu, 05 Mei 2010

Virus Pencuri Password Account Facebook Beredar

Pernah kah anda kehilangan chip hingga membuat anda stress dan Siapa sih yang tidak mengenal nama Virus sebuah program perusak yang sengaja di ciptakan bukan hanya untuk password facebook tapi bisa juga membuat komputer korban menjadi seperti zombie yang dapat di kendalikan dari jarak yang jauh, ya itu sekilas bayangan tentang virus yang melegenda di dunia yaitu Conficker pembuat geger para ahli antivirus dunia. Program jahat ini memang banyak dibuat untuk membajak atau memata-matai account apa saja yang ada di internet, bisa jadi dalam internet banking pun ada dan pada aktivitas internet yang lainnya.Virus pada facebook mungkin bukan baru sekarang saja telah muncul beberapa terdahulu nya yang sempat membuat repot para pengguna facebook yang terkena infeksi nya, tapi virus yang satu ini cukup berbeda dari kakak-kakaknya yang lain, program ini sengaja dibuat oleh para hacker untuk mencuri password perbankan dan mengumpulkan informasi lain yang sensitif.Melihat kejadian ini pihak McAfee Inc mengutarakan fakta, Surat elektronik memberi tahu penerima bahwa password di akun Facebook mereka telah diset-ulang, dan mendesak mereka mengklik “attachment” untuk memperoleh izin “login” baru. Hmm dahulu mirip sekali dengan pembajakan account friendster ketika sedang jaya-jayanya dengan membuat form login palsu yang memancing sipengguna account untuk login menggunakan form tersebut namun secara tidak sadar informasi password, nama account telah di kirim ke tempat yang tidak di ketahui.
Pihak antivirus besar McAfee pun menyatakan kembali tentang fakta pembajakan melalui virus ini, “Jika “attachment” tersebut dibuka,maka beberapa jenis perangkat lunak jahat akan terunduh, termasuk satu program yang mencuri password”.
Disinyalir para hacker dunia telah lama mengincar para pengguna account facebook yang ada didunia disamping karena media jejaring sosial satu ini tengah naik daun, hacker memanfaatkan pengiriman virus melalui media pesan yang di kirimkan dari pihak perusahaan facebook. Dengan metode penyebaran baru ini para hacker semakin mudah untuk program jahat buatanya.
Penyebaran virus yang dilakukan oleh para hacker ini telah diketahui oleh pihak facebook namun melalui juru bicaranya mereka tidak bisa mengomentari kasus tertentu, tapi menyatakan perbaikan status yang dikirim oleh perusahaan itu di jejaringnya Rabu pagi memperingatkan pemakai mengenai surat elektronik yang mengandung virus tersebut dan menyarankan pengguna agar menghapus surat elektronik itu dan memperingatkan teman-teman mereka.
Pihak McAfee sebagai salah satu perusahaan antivirus besar dunia kembali memberi informasi bahwa, “para hacker telah mengirim puluhan juta “spam” ke seluruh Eropa, Amerika Serikat sampai Asia, serangan tersebut telah dimulai pada hari Selasa”.
“Dengan Facebook sebagai daya pikat anda, sebanyak 400 juta orang berpotensi mengklik “attachment” tersebut. Jika 10 persen saja berhasil, maka sebanyak 40 juta orang jadi korban,” begitulah ungkap Dave Marcus, Direktur McAfee Urusan Komunikasi dan Penelitian Malware, beliau juga telah menduga para hacker akan berhasil menginfeksi jutaan komputer didunia.
Soo berhati-hatilah jika anda menerima surat atau konfirmasi email yang menyatakan, “Facebook password reset confirmation customer support“. CemphorNet